Cerita Pedagang Asongan, Fahrial, Panen Rezeki di Malam Takbiran

oleh

Uri.co.id-Semarak malam takbiran terlihat di sepanjang jalan Pulau Pinang dan jalan Balai Kota Medan, Selasa malam (4/6/2019). Ribuan warga Medan turut meramaikan pawai takbir keliling di pusat kota Medan tersebut.

Ramainya masyarakat yang berkumpul turut dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang asongan untuk mendulang rejeki jelang Hari Raya Idul Fitri.

Ditemui Medan, seorang pedagang bernama Fahrial (26) mengaku tak ingin melewatkan kesempatan tersebut untuk berjualan. Apalagi dia juga sudah memperkirakan acara pawai takbir keliling tahun ini akan ramai.

“Ia, ramai ini. Jadi jualan jugalah,” ujarnya.

Fahrial mengatakan dirinya biasa mangkal di seputaran lapangan merdeka. Namun karena ada acara pawai takbir keliling yang juga dihadiri oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, dia pun berpindah ke seputaran jalan Pulau Pinang.

Pria yang berdomisili di daerah Tembung, Deliserdang ini mengaku dagangannya laku keras. Tak hanya masyarakat, sejumlah petugas Dinas Perhubungan yang tengah bertugas pun ada yang membeli dagangannya.

“Lumayan lah karena kan ramai. Karena takbiran orang keluar,” tuturnya.

Jika hari biasa berjualan, Fahrial mengatakan hanya bisa meraup Rp 50-70 ribu saja. Namun, dengan ramainya warga yang datang pada acara pawai takbir dia memperkirakan bisa meraup untung Rp 100-200 ribu.

“Kalau sepi hanya bisa 50-70 Ribu. Kalau ramai bisa dapat 100-200 Ribu. Bisa Lebih besar lagi tengok-tengok rejeki lah bisa lebih banyak lagi , karena kan bukan saya saja yang jualan,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Fahrial, jika cuaca bagus dirinya berpeluang meraup untung yang lebih besar lagi. Namun jika cuaca hujan dia mengaku lebih memilih pulang.

“Kalau biasa pukul 9-10 malam sudah pulang. Ini walau ramai tengok cuaca juga lah, tadi sempat ujan. Kalau cuaca bagus bisa lama sampai pukul 12 malam juga. Yang penting rejeki halal,” pungkasnya.

(cr11/Uri.co.id) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!