Wanita ini Tak Sadar Pisau Tertancap di Punggungnya Selama Seminggu Setelah Ditikam Suami

oleh

Wanita ini Tak Sadar Pisau Tertancap di Punggungnya Selama Seminggu Setelah Ditikam Suami

Uri.co.id – Seorang wanita di Ethiopia berhasil selamat setelah ditikam oleh suami, tak sadar ada sebuah pisau tertancap di punggungnya selama seminggu.

Yang anehnya, pisau itu bahkan tidak disadari oleh para dokter yang menanganinya.
Insiden ini terjadi pada perayaan Boxing Day, 26 Desember 2018 lalu.

Ia adalah Kume Bayisa, saat itu sedang bersama putra mereka yang baru berusia 4 bulan, dan tiba-tiba suaminya pulang dengan kondisi mabuk.

Melihat keadaan suaminya, wanita itu mulai menuduhnya minum terlalu banyak.
Tidak terima dengan omelan sang istri, pria itu langsung mengambil pisau dan menusuk wanita itu dari belakang dengan keras hingga pegangannya patah.

Kume dilarikan ke rumah sakit umu di dekat rumahnya di Addis Ababa, Ethiopia.
Kondisi Kume saat itu kesulitan bernafas dan terus batuk.

Dia dirawat selama seminggu, sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit lain pada 2 Januari, karena kondisinya memburuk.

Hasil X-ray membuat penemuan mengejutkan. Ditemukan pisau bersarang di punggung wanita itu.
Karenanya, dokter menghabiskan waktu satu minggu lagi mengumpulkan alat dan ahli yang mereka butuhkan untuk mengeluarkan benda tajam itu.

Kume mengatakan dia tidak tahu pisau itu masih menempel di dalam dirinya dan klinik pertama tidak melakukan x-ray.

Dokter Arrazola mengatakan bahwa kondisi itu sangat buruk dan kasus pertam yang ditemuinya selama ini.
X-ray menunjukkan pisau bersarang di dada Kume, merusak hati, arteri jantung utama dan sebelah paru-parunya, dan berhenti tepat di samping pankreasnya.

Kume telah mengalami pendarahan internal sejak insiden, tetapi ahli bedah transplantasi di Amerika mengatakan dia akan mati kehabisan darah jika pisau tidak dikeluarkan.

“Risikonya adalah dia mati kehabisan darah jika kita hanya mengeluarkan pisau dan kita tidak bisa terburu-buru, karena itu melintasi beberapa organ vital,” ucapnya.

Setelah mengumpulkan tim, yang terdiri dari delapan ahli bedah, dr. Arrazola membantu melakukan operasi selama tujuh jam di Rumah Sakit Betel pada 9 Januari.

“Kume melakukan semua yang saya minta. Dia berjuang sangat keras,” ucapnya. Dia berjuang sangat keras, untuk tetap hidup untuk putranya,” sambung dokter itu.

(cr12/Uri.co.id)

Artikel ini sudah terbit di mirror  Mum survives for A WEEK with machete impaled in back after husband stabs her ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!