Pelajaran Berharga dari Pertandingan Melawan Laskar FC, Gurning: Sudah Saya BIlang

oleh

Uri.co.id – PSMS Medan memetik pelajaran penting saat menjalani uji coba bersua Laskar FC di Stadion Kebun Bunga, Medan, Rabu (29/5/2019) kemarin. 

Meski menang dengan skor 2-1, tim lawan yang diperkuat pemain Kostrad asal Sumatera Utara itu benar-benar memberi tekanan kepada tim asuhan Abdurahman Gurning.

Laskar FC diperkuat pemain-pemain putra daerah yang sudah merasakan pentas Liga 1 dan Liga 2, bahkan beberapa di antaranya pernah bermain di PSMS.

Gurning justru senang timnya mendapat tekanan. Timnya bisa teruji, sehingga bisa mengetahui titik kelemahan skuatnya sebelum pertandingan sesungguhnya. 

 “Uji coba kemarin itulah yang kami mau. Tekanan dari lawan ada dan main keras, karena di kompetisi nanti mungkin bakal lebih keras lagi. Jadi lini per lini bisa teruji, ada pressure juga,” ujarnya, Kamis (30/5/2019). 

Dari hasil pantauannya, lini bawah diakui Gurning masih ceroboh. Keputusan Pemain Bawah, Andre Sitepu melakukan tekel terhadap Fiwi Dwipan berbuah hadiah penalti bagi lawan. 

Tindakan itu, kata Gurning, seharusnya tidak terjadi karena akan fatal bila dilakukan di kotak penalti.

Pelanggaran-pelanggaran itulah yang ditakutkan oleh Gurning akan terjadi pada Liga 2.

“Sudah saya ingatkan dalam briefing, tapi terjadi juga. Kecewanya di situ karena kena penalti. Berulang kali terjadi, lawan Tim Pra PON pekan lalu juga. Seharusnya dia hanya tempel, ikuti saja apalagi itu di samping. Jadi cukup bayangi saja,” pungkasnya. 

Selanjutnya PSMS akan melakoni laga uji coba terakhirnya sebelum memasuki libur Hari Raya Idul Fitri Jumat (31/5/2019) besok bersua Sinar Belawan besok di Kebun Bunga. (lam/Uri.co.id) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!