KISAH HARU Pasangan Siswa-Siswi Kecelakaan, Irene Tewas, Pacar Sekarat Gegara Konvoi Kelulusan

oleh

Uri.co.id – Tak ada yang menyangka, kegembiraan para siswa-siswi yang merayakan kelulusan lewat konvoi berkendaraan, justru berakhir duka.

Satu di antara siswi meninggal kerena kecelakaan, sementara pacar korban mengalami kondisi sekarat.

//

Peristiwa kecelakaan berujung kematian menjadi viral di media sosial (Medsos) Facebook.

KISAH HARU Pasangan Siswa-Siswi Kecelakaan, Irene Tewas, Pacar Sekarat Gegara Konvoi Kelulusan

KISAH HARU Pasangan Siswa-Siswi Kecelakaan, Irene Tewas, Pacar Sekarat Gegara Konvoi Kelulusan (facebook/manado)

Dalam postingan itu menjelaskan jika ada kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan AA Maramis, Manado, Sulawesi Utara.

Kecelakaan maut tersebut berujung pada kematian seorang siswi SMK yang saat itu sedang merayakan kelulusan sekolah.

Dalam postingan yang diunggah oleh akun Facebook Lusy Liavid Loindong, menerangkan soal perayaan kelulusan yang berujung maut dengan emoticon menangis sambil menulis nama korban tewas tersebut.

Selain menulis keterangan, sang penggungah juga melampirkan 4 foto.

Foto pertama adalah foto seseorang sedang terbaring di ranjang rumah sakit, sementara dua foto lainnya adalah foto sejumlah anak sekolah yang bajunya sudah tercoret-coret sedang duduk seperti menunggu sesuatu.

Sementara foto yang keempat adalah foto seorang gadis cantik mengenakan kebaya putih dengan kain batik sebagai bawahannya.

Nama siswi SMK yang tewas dalam kecelakaan itu disebut bernama Irene Soenarno.

Dijelaskan Lusy di paragraf berikut, jika kecelakaan itu di luar dugaan hingga mengakibatkan korban jiwa.

Tulis Lusy lagi, ada dua pelajar yang mengalami kecelakaan lalu lintas, tepat di depan Transmart Kairagi Jalan. AA. Maramis, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Dari insiden itu, gadis cantik bernama Irene Soenarno (17), meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.

Kejadian itu tulis Lusy terjadi, Senin (13/05/2019) sekitar pukul 23:30 WITA abis Irene menyelesaikan studinya di tingkat SMK.

Saat kejadian berdarah itu, Irene ternyata sedang bersama pacarnya yang saat ini juga sedang di RS Medical dan dalam kondisi sekarat.

Dikutip Uri.co.id dari unggahan Lusy, menurut informasi dari teman-temannya, Irene sewaktu dibawa ke RS Medical Paal 2, ternyata masih menggunakan seragam sekolah penuh dengan coretan.

Irene dan rekan-rekannya ternyata dari Kawasan Mega Mas melakukan konvoi dengan mengendarai sepeda motor menuju Taman Sari (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengabil foto di tempat tersebut.

Namun siapa sangka maut di depan mereka.

Irene yang saat itu diboncengi pacarnya mengalami kecelakaan yang tragis.

Sebuah motor dengan kecepatan yang tinggi menabrak keduanya.

Uri.co.id masih mengutip sumber yang sama, menurut keterangan saksi yang ada di lokasi, kedua pelajar itu diduga mengendarai sepeda motornya kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan kondisi jalan.

Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai dua pasangan itu ditabrak sepeda motor yang melaju dari arah yang berlawanan.

Pengendara sepada motor yang menabrak Irene dan pacarnya itu kemudian melarikan diri meninggalkan dua pelajar tersebut dalam keadaan kritis.

Informasi yang didapat Uri.co.id, Irene Soenarno tewas di lokasi kejadian.

Sementara sang pacar yang Uri.co.id belum ketahui namanya itu sedang menjalani perawatan RS Medical Center dalam keadaan kritis.

()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!