Akhirnya Gadis ABG yang Buka Baju saat Sahur On The Road Minta Maaf, Motif Awalnya Terungkap

oleh

Uri.co.id-Masyarakat Kota Tanjung Redeb, Kalimantan Timur geram ada gadisABG buka baju saat Sahur On the Road.

Aksi gadis ABG buka baju itu terekam dalam video yang kini viral di medsos dan banyak dibagikan berbagai akun instagram.

Dilansir dari Kaltim dalam artikel berjudul ‘Heboh! Remaja Putri Buka Pakaian di Tengah Jalan,Bupati Berau Muharram Minta SOTR Diperketat’, aksi ini dilakukan pada Minggu 12 Mei 2019.

Menurut masyarakat aksi gadis ABG buka baju saat Sahur On the Road itu merupakan gangguan untuk warga.

Pasalnya selain adanya aksi gadis ABG buka baju, kegiatan Sahur On the Road itu juga diikuti dengan suara musik keras dan klakson kendaraan.

Akibatnya masyarakat pun mendesak pihak kepolisian untuk segera memberikan sanksi pada sekelompok remaja itu.

Berikut ini kronologi dan fakta-fakta gadis ABG buka baju saat Sahur On the Road, dilansir dari Kaltim.

Aksi tak terpuji itu beredar di media sosial dalam bentuk video yang kini banyak dibagikan di berbagai akun instagram.

Dalam video yang beredar, para remaja yang terdiri dari laki-laki dan perempuan, berkeliling kota Tanjung Redeb dengan membunyikan musik yang menghentak.

Diperparah lagi, sejumlah remaja yang melepas pakaian sambil menunggangi sepeda motor.

Beberapa remaja pria hanya mengenakan celana dalam.

Dan ada satu remaja puteri yang melepas pakaian dan hanya memakai bra di tengah jalan, sambil berkeliling kota menggonceng sepeda motor.

Ini yang menjadi sorotan masyarakat, pasalnya SOTR semestinya kegiatan religius. Tindakan remaja dalam video viral tersebut membuat warga dan netizen menjadi geram.

Para pengguna media sosial, berharap agar pemerintah mengamankan pelaku.

Sehingga video yang telah viral di media sosial ini tidak diikuti oleh para remaja lainnya.

Ada ribuan komentar yang sama, yang mendorong pemerintah agar memberikan pembinaan para remaja yang dinilai telah melanggar norma di tengah masyarakat itu.

Bupati Berau Muharram Prihatin

Bupati Berau Muharram juga mengaku ikut prihatin, dengan aksi yang tidak terpuji itu.

Dirinya meminta agar jajaran Satpol PP untuk melakukan penertiban dan juga razia setiap menjelang sahur, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Bupati Berau Muharram juga mengimbau kepada orangtua, agar memperhatikan pergaulan anak mereka masing-masing.

“Apalagi kalau benar, mereka masih berstatus sebagai pelajar, sangat disayangkan. Ke depan, kegiatan seperti ini harus diperketat lagi,” tegasnya.

MUI Turut Mengecam

Aksi tak pantas di muka umum ini juga mendapat tanggapan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Berau.

Ketua MUI Berau, Syariffudin Israil mengatakan, pihaknya meminta aparat keamanan bertindak tegas.

“Berkaitan dengan pelaksanaan Sahur On The Road pada hari Ahad (Minggu) 12 Mei 2019, yang dilakukan oleh segelintir orang dan menimbulkan keresahan masyarakat, karena (aksi itu) bertentangan dengan norma agama dan norma yang berlaku di tengah masyarakat,” ujarnya.

MUI, kata Syariffudin Israil mengecam aksi yang tidak senonoh itu.

Pihaknya meminta kepolisian ikut bertindak, karena aksi ini dilakukan di wilayah hukum Polres Berau.

Syariffudin Israil juga menyatakan, siap bekerjasama dengan aparat kepolisian jika diperlukan.

MUI juga mengimbau seluruh umat Islam di Kabupaten Berau untuk mengisi bulan Ramadhan 2019 dengan kegiatan ibadah dan menjauhkan diri dari kegiatan yang tidak bermanfaat.

Dua Pelaku Diamankan Polisi

Aparat kepolisian berhasil mengamankan para remaja, yang melakukan aksi buka baju saat mengikuti kegiatan Sahur On The Road (SOTR).

Kedua remaja tersebut berinisial Nd dan Ad.

Nd adalah remaja putri yang melakukan aksi membuka pakaian, hingga hanya mengenakan celana panjang dan bra saat berboncengan dengan teman prianya, berkeliling kota Tanjung Redeb.

Sementara Ad, dari tayangan video yang beredar luas, nyaris tanpa busana.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Agus Arif Wijayanto secara tegas menyatakan, keduanya diperiksa berdasarkan bukti video saat keduanya melepas pakaian di tempat umum dalam kegiatan SOTR.

“Yang satu seorang wanita, yang kita duga tidak menggunakan busana saat di atas motor dan laki-laki menggunakan sempak saja.

Saat ini kita hanya meminta keterangan, hasilnya akan segera kita sampaikan,” kata AKP Agus Arif Wijayanto singkat.

Video kedua remaja saat menyampaikan permohonan maafnya beredar di media sosial. Dalam video tersebut si wanita mengaku melakukannya untuk senang-senang saja.

“Saya minta maaf dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum lainnya,” ujarnya.

Video Permintaan Maaf Remaja Perempuan

 Uri.co.id  VIDEO VIRAL Gadis ABG Buka Baju saat Sahur On The Road Sambil Kebut-kebutan, Ini Identitas Si Pelaku ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!