Warga Deliserdang dan Sergai Kesal saat Sahur dan Buka Puasa Listrik Padam

oleh

Uri.co.id- Sejumlah warga yang berada di Kawasan Kabupaten Deliserdang dan Serdang Bedagai mengeluhkan pelayanan yang diberikan oleh pihak PLN.

Keluhan Muncul lantaran disaat aktivitas sahur, berbuka puasa hingga salat tarawih listrik tiba-tiba padam.

Meskipun tidak ada hujan deras ataupun angin kencang namun pemadaman listrik bisa memakan waktu lama.

Pemadaman listrik ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial. Karena kesal dengan pelayanan banyak warga yang melampiaskan kekecewaan di media sosialnya. Informasi yang dikumpulkan selama bulan puasa ini pemadaman listrik terjadi diantaranya di Desa Masjid Kecamatan Batang Kuis, Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa dan Desa Lidah Tanah Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai.

Riski salah satu warga Desa Masjid, Batang Kuis mengaku sangat kesal dengan pemadaman listrik. Disebut kejadian pemadaman listrik terjadi disaat hari pertama puasa tepatnya Senin, (6/5/2019). Karena pemadaman listrik ini ia dan keluarganya pun merasa kurang nyaman untuk sahur.

” Sahur hari pertama itu listrik mati di rumah, siapapun orangnya pasti kesal kalau seperti ini. Ada juga hampir satu jam mulai dari pukul 03.30 sampai pukul 04.30 WIB. Enggak tau kenapa bisa gitu padahal enggak ada hujan sama angin kencang. Di situ mau sahur di situ pula listrik padam kan kesal kita,”kata Riski Selasa, (7/5/2019)

Hal yang tidak jauh berbeda juga diucapkan Hari warga Desa Lidah Tanah. Di desanya ini listrik padam disaat jam buka puasa tepatnya mendekati pukul 18.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Ia berharap agar kondisi ini tidak lagi terjadi kedepannya.

” Setelah mau pukul 19.00 lah listrik baru hidup. Karena mati lampu ya enggak dengar kita ada suara adzan jadinya. Ya menebak-nebak dan lihat handpone ajalah baru buka puasa. Hari pertama pula itu kejadiannya padahal cuaca bagusnya enggak ada hujan sama sekali apalagi angin kencang,”kata Hari.

Humas PLN Area Cabang Lubukpakam, Surya Sitepu mengaku kalau pihak PLN sebenarnya sudah mensupport penuh pelayanan selama bulan ramadhan. Ia kurang sependapat kalau disebut pelayanan selama bulan ramadhan terjadi pemadaman listrik di berbagai tempat. Disebut saat ini yang tidak bisa mereka hindari adalah pemadaman listrik karena faktor alam.

” Enggak ada ah (pemadaman di mana-mana). Kalau yang di daerah Perbaungan itu kemarin listrik padam karena ada tupai lompat ke jawingan dan kesetrum. Gangguan yang terjadi ya langsung kita perbaiki. Kalau persoalan lain enggak ada hanya gangguan alam ini yang tidak bisa kita hindari. Sama seperti saat ada pohon tumbang kan ada gangguan jadinya,”kata Surya.

(dra/Uri.co.id) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!