Peringatan Harlah Ke-59 PMII di Sumut Tolak Pemecah Belah Bangsa

oleh

Uri.co.id-Pengurus Wilayah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Utara merayakan hari ulang tahun organisasi ke-59 di Kantor PW Nahdlatul Ulama, Medan, Sabtu (4/5/2019) sore.

Tasyakuran itu dilaksanakan bersama keluarga besar PMII dan Nahdlatul Ulama.

Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sumut Azlansyah Hasibuan menyampaikan bahwa semangat yang diusung dalam peringatan hari jadi PMII adalah menjaga kebhinekaan.

Ia mengatakan alasan mengusung tema itu dilatarbelakangi kondisi sosial kemasyarakatan yang memanas pra dan pascapemilu 2019.

Untuk itu, PMII Sumut, berharap para senior yang maju dalam pesta demokrasi tetap menjaga kesatuan bangsa dan negara. Apalagi menurutnya, secara kelembagaan PMII bersikap netral.

“Kami lihat Kyai Ma’ruf Amin unggul dalam perolehan di quickcount dan kami berharap di realcount tidak berubah. Kemenangan Kyai Ma’Ruf Amin adalah kemenangan Nahdlatul Ulama,” cetus Azlansyah disambut tepuk tangan para anggota PMII dari berbagai daerah.

Azlansyah dalam pidatonya meminta media massa untuk merekam ucapannya terkait hasil petisi yang ia sepakati dengan jajaran PMII Sumut. Dalam petisi berisi lima point itu Azlansyah menyuarakan penolakan terhadap people power yang sempat heboh belakangan ini.

“Kami sampaikan di momentum yang mulia ini bahwa PMII akan menjadi garda terdepan melawan pihak-pihak yang memecah belah bangsa. Kami akan melawan pihak pihak yang mengadu domba generasi bangsa,” ujarnya.

Disebutkannya bahwa PMII mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan kesatuan Indonesia, mendukung TNI-Polri menjaga keamanan pasca pemilu, mendukung KPU, Bawaslu menjalankan tugasnya sesuai amanat undang-undang, dan menjunjung semangat juang pahlawan demokrasi yang wafat menjalankan tugasnya.

“Selain itu kami menolak provokasi people power yang bentuknya akan sama-sama membenturkan generasi bangsa,” tukasnya.

Azlan menyampaikan bahwa petisi tersebut merupakan inisiatif PMII Sumut dalam tugasnya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perayaan Harlah PMII ke-59 itu dirayakan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PMII. Tak lupa, kegiatan pemotongan tumpeng pun menambah sakral lantai 3 Gedung PWNU Sumut sore itu. (cr15/Uri.co.id) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!